1. Proses pengolahan sebelum didaur ulang
Peralatan makan aluminium foil perlu dikumpulkan secara terpisah dari limbah aluminium lainnya (seperti kaleng, limbah industri), dan biasanya pada awalnya dipisahkan dengan penyortiran manual, pemisahan magnetik, atau teknologi penyortiran aliran udara. Peralatan makan aluminium foil daur ulang perlu diproses menjadi pecahan kecil (biasanya kurang dari 5 cm) dengan penghancur atau peralatan pemotong untuk menghilangkan lapisan permukaan dan meningkatkan efisiensi pemrosesan selanjutnya.
2. Penghapusan lapisan permukaan
Metode dekomposisi termal: Pada suhu tinggi lebih dari 700 °C, film plastik atau lapisan tinta pada permukaan aluminium foil menguap, dan residu dihilangkan dengan hembusan udara panas. Cara ini efisien, namun suhu perlu dikontrol untuk menghindari oksidasi aluminium.
Metode pemisahan dingin: Aluminium foil dan lapisan komposit dipisahkan dengan pengelupasan fisik dan mekanis (seperti gesekan atau sentrifugasi). Cocok untuk peralatan makan aluminium foil yang tidak terkontaminasi serius. Konsumsi energinya rendah tetapi persyaratan akurasi pemisahannya tinggi.
Pengolahan kimia: Beberapa proses menggunakan larutan alkali untuk melarutkan bahan organik, atau menghilangkan sisa polutan melalui reaksi oksidasi, namun limbah cair perlu diolah untuk menghindari polusi sekunder.
3. Peleburan dan Regenerasi
Setelah lapisan dihilangkan, pecahan aluminium masuk ke dalam tungku, dan lelehannya tercampur secara merata dengan pengadukan getaran atau alat pneumatik (seperti kompresor udara yang menggerakkan batang getar) untuk mengurangi oksidasi dan pembakaran. Bahan pemurnian (seperti garam fluorida) ditambahkan selama peleburan untuk menghilangkan kotoran, dan akhirnya membentuk batangan aluminium. Cairan aluminium cair diolah dalam tungku penampung dan dicetak menjadi batangan. Setiap batangan aluminium dapat berisi bahan daur ulang dari sekitar 1,6 juta kaleng atau peralatan makan aluminium foil dalam jumlah besar. Aluminium batangan daur ulang dapat langsung digunakan untuk membuat produk aluminium baru, seperti profil bangunan atau suku cadang otomotif.