Pertama, tegangan catu daya Mesin Penyusut Panas adalah grounding tiga fase empat kabel 380V 50HZ. Pengontrol utama menggunakan Panasonic PLC dari Jepang, inverter disediakan oleh Hpmont dari Tiongkok, dan antarmuka layar sentuh kontrol utama dipasok oleh merek MCGS dari Tiongkok. Konfigurasi ini memastikan stabilitas dan keandalan alat berat selama pengoperasian.
Dari segi kapasitas penyusutan, lebar penyusutan maksimum Mesin Heat Shrinking mencapai 500 mm. Data ini menunjukkan bahwa Mesin Heat Shrinking dapat menangani kemasan dengan lebar tidak lebih dari 500 mm, sehingga dapat mencapai kesesuaian yang rapat setelah proses pemanasan dan pendinginan.
Dari segi penyusutan material, Mesin Heat Shrinking cocok untuk material POF dengan kisaran ketebalan 0,015-0,025 mm. Film POF telah menjadi bahan pilihan di bidang kemasan heat shrink dengan transparansi, ketangguhan, perlindungan lingkungan, dan kinerja penyusutan yang baik. Pada saat yang sama, panjang penyusutan material juga berada dalam kisaran yang berlaku pada mesin, yaitu 145-175 mm.
Dari segi kecepatan produksi, Mesin Heat Shrinking telah mencapai kapasitas produksi yang efisien sebesar 10-30 roll/menit. Kecepatan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan produksi skala besar, tetapi juga menjamin kelangsungan dan stabilitas proses pengemasan. Sedangkan diameter luar gulungan jadi berkisar antara 30-45 mm, diameter dalam gulungan induk 76 mm, dan diameter luar 300 mm.
Selain itu, Mesin Heat Shrinking juga memerlukan suplai tekanan udara tertentu yaitu berkisar antara 0,5-0,8Mpa. Stabilitas pasokan tekanan udara sangat penting untuk pengoperasian normal mesin, yang memastikan bahwa film menyusut dapat menempel erat pada kemasan untuk mencapai efek penyusutan yang ideal.
Dilihat dari ukuran fisik dan berat mesin, ukuran Mesin Heat Shrinking adalah 2100 x 1200 x 1600 mm dan berat 1,6 ton. Ukuran dan bobot yang sangat besar ini tidak hanya mencerminkan struktur kompleks dan fungsi canggih di dalam alat berat, namun juga mengedepankan persyaratan tertentu untuk lingkungan pemasangan dan penggunaannya. Oleh karena itu, ketika memilih dan menggunakan Mesin Heat Shrinking, perlu mempertimbangkan sepenuhnya dampak ukuran fisik dan beratnya pada lokasi produksi.